Kenalan Lebih Dekat dengan Snack Wafer Coklat, Yuk!

4 menit untuk baca
|
24-04-2024
Kenalan Lebih Dekat dengan Snack Wafer Coklat, Yuk!

Pecinta camilan coklat dengan cita rasa renyah, snack wafer coklat tampaknya bisa jadi pilihan buat menemani waktu break, misal di sela deadline bikin tugas.

Selain mencari tahu apa sensasi nikmatnya wafer coklat, kamu juga perlu tahu nih serba-serbi coklat yang merupakan bahan dari wafer coklat itu. Apakah kamu sudah tahu tentang sejarah coklat yang bikin snack itu jadi favorit sejuta umat? Nah, biar makin kenal sama coklat atau camilan coklat, yuk cek bahasan berikut ini!

Sejarah Hadirnya Coklat di Dunia dan Indonesia

Sebelum snack wafer coklat jadi ngehits kayak sekarang, ternyata perjalanan sejarah coklat panjang lho. Awalnya, orang-orang zaman dulu, seperti suku Maya, Toltec, dan Aztec di Amerika Selatan dan Tengah, sudah mengolah biji kakao atau coklat sejak tahun 1900 SM. Faktanya, suku-suku inilah yang pertama kali membuat coklat dan menganggap coklat itu adalah makanan para dewa.

Di abad ke-16, konon katanya para pelaut Spanyol yang membawa coklat ke benua Eropa dari Amerika. Di Eropa, para pelaut mulai membuat minuman coklat dari biji kakao itu dan banyak dikonsumsi para bangsawan dan kaum elit Eropa. Sejak itu, coklat merambah menjadi berbagai bentuk, mulai dari bentuk permen sampai bentuk batang. Inilah yang menjadi asal kepopuleran cokelat di seluruh dunia. Kamu juga termasuk penggemar cokelatkah?

Nah, bagaimana dengan sejarah coklat masuk ke Indonesia? Ternyata, coklat masuk di Indonesia sejak tahun 1560, berkat kontribusi pelaut Spanyol membawa biji kakao jenis Criollo ke Minahasa, Sulawesi Utara. Sejak itu, makin banyak tempat-tempat di Indonesia yang ditanami kakao. Ditambah lagi, pada zaman Hindia Belanda, perkebunan kakao di Indonesia semakin berkembang yang menyebabkan hasil perkebunan dapat diekspor ke luar negeri. Selain jenis Criollo, di Indonesia juga berkembang jenis-jenis kakao lainnya seperti Forastero, Java Criollo, Bulk, dan Edel.

Macam-Macam Coklat

Fakta unik tentang coklat nih, setiap biji kakao yang ditanam di berbagai belahan dunia ini memiliki rasa coklat yang berbeda-beda lho.

  • Coklat Ghana memiliki rasa creamy dan fruity, serta rasa creamy-sour dan musty-woody.
  • Coklat Madagaskar memiliki kadar asam tinggi sehingga lebih asam, namun memiliki aroma bunga jeruk, buah kering, serta madu.
  • Coklat Ekuador memiliki campuran rasa seperti roasted cocoa, serta memiliki aroma floral-earth dan floral-winey, dan rasa burnt smoky.
  • Coklat Peru memiliki sensasi rasa smoky bean, woody, dan asam.
  • Coklat Java sedikit memiliki sensasi rasa smoky.
  • Ada juga coklat single-origin (coklat yang diolah dari kakao yang ditanam di daerah sama) lainnya, seperti coklat dari Peru, Ekuador, Tanzania, India, dan Venezuela.

Selain dari jenis coklat di atas, ada juga beberapa macam coklat yang banyak dijual pasaran, berikut ini contohnya.

  • Dark Chocolate

Jenis yang ini punya kandungan kakao paling tinggi, warnanya gelap, dan rasanya lebih pahit daripada yang lain.

  • Milk Chocolate

Coklat susu atau milk chocolate biasanya ada campuran kakao, susu bubuk, gula, dan lecithin dengan rasa yang cenderung lembut, lebih creamy, dan manis. Nah, biasanya coklat susu juga dipakai buat produk wafer coklat dan coklat bar atau batangan.

  • White Chocolate

Warnanya putih dan unik, tapi ada lemak kakao di dalamnya jadi masih dianggap sebagai coklat.

Manfaat Snack Wafer Coklat

Mengonsumsi coklat tidak hanya memanjakan lidah karena enaknya, tetapi coklat terbukti punya banyak manfaat untuk tubuh, lho. Kandungan di dalam coklat bisa bantu mengatasi bad mood dan mengurangi stres, menjaga fungsi kerja otak, bikin kulit lebih sehat, dan meningkatkan imun tubuh.

Selain itu, kandungan flavanol pada coklat juga berfungsi menjaga kesehatan jantung, pembuluh darah, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi peradangan. Konsumsi coklat dengan jumlah cukup dan moderat juga bisa meningkatkan kadar kolesterol baik dan trigliserida, mengurangi risiko diabetes, dan baik buat kesehatan percernaan. Tapi perlu dicatat, makan coklatnya jangan belebihan, ya!

Nah, buat kamu yang mau ngemil coklat wafer dengan rasa lebih tebal dan berlimpah, salah satu varian yang bisa kamu coba adalah KitKat® Chunky Original. Snack wafer coklat dari paduan coklat susu lembut dengan wafer renyah yang dibuat dari bahan berkualitas. Cocok buat kamu yang suka wafer coklat stick renyah dan rasa coklat spesial. Porsi ukurannya juga pas buat kamu yang punya mobilitas tinggi.

Apa sih yang membuat KitKat® Chunky Original menjadi spesial? KitKat® Chunky Original dibuat dari teknologi canggih dan unik sehingga membuat wafernya jadi terasa sangat renyah. Potongan tipis lapisan biskuit wafer dengan coklat susu lembutnya tersebar di tiap lapisnya. Paduan coklat lembut dan wafer renyah yang bikin kenikmatan coklat KitKat® jadi maksimal dapat dicemil dengan mudah serta porsi pas. Tinggal grab and go!

Kamu mungkin suka.

Asal-usul Coklat Wafer, Kamu Sudah Tahu

Asal-usul Coklat Wafer, Kamu Sudah Tahu?

4 menit untuk baca
|
24-04-2024
Siapa sih yang nggak kenal coklat wafer KitKat®? Coklat wafer finger renyah dengan rasa cokelat lembut dan khas ini jadi salah satu cokelat wafer...
Tips Traveling: Bikin Me Time Makin Manis Bareng Wafer Coklat!

Tips Traveling: Bikin Me Time Makin Manis Bareng Wafer Coklat!

4 menit untuk baca
|
24-04-2024
Hayo ngaku siapa yang suka me time? Breakers pasti pernah dong ngerasa capek fisik ataupun pikiran. Nah, biar suntuknya gak kelamaan, kamu perlu...
Cara Baru Buka Puasa Pakai Snack Coklat

Cara Baru Buka Puasa Pakai Snack Coklat

4 menit untuk baca
|
26-03-2024
Kalau ngomongin soal bulan puasa, siapa nih, yang jadi tim berburu takjil dari siang? Hal ini udah pasti jadi salah satu keseruan yang dinanti-nanti...